Ada saat dimana kita tidak perlu menoleh ke belakang. Jangan lihat lagi apa yang sudah (ikhlas) kita tinggalkan. Aku percaya, itu akan meringankan langkah, untuk menjemput sesuatu yang baru. Sesuatu yang lebih melegakan. Sesuatu yang membuat kita bersyukur, karena menjemputnya dengan tangan yang sengaja sudah dikosongkan. 

Sungguh itu tidak semudah bernafas. Aku berdiam terlalu lama untuk menahan diri tidak menoleh ke belakang. Saat aku berhenti, waktu tak ikut menemani. Dia terus berjalan. Pilihanku, tertinggal jauh di masa lalu atau kukejar waktu dengan harapan. 

Kuputuskan untuk mengejar waktu, semoga tak tersandung lagi oleh bayanganmu.

Jakarta, 18 Oktober 2011.

-semoga aku tidak berjalan mundur- 

Me On: No Surprises ft MadeIndar

Kemarin iseng rekam rekam lagu (posting di sadgenic). Keringan cuma suara sendiri tambahin efek echo, lalu pas kirim ke @madeindar. Dia nambahin instrumen musik. Yay. Jadi gak sepi. Seadanya sih, tapi tunggu ya our next ‘iseng iseng’ selanjutnya yang agak prepare2 dikit ;)

https://www.tumblr.com/audio_file/sadgenic/11488227392/tumblr_lt4fqdNN5h1qag873?plead=please-dont-download-this-or-our-lawyers-wont-let-us-host-audio

Can’t sleep. Decided to recorded me singing “No Surprises” from Radiohead. Coba saya bisa main gitar atau piano ya, lebih hidup kayaknya. >.<

Tak cukup kau buru aku lewat kenangan, kau tikam pula aku lewat mimpi.

Maumu apa? hatiku sudah terkoyak, aku tak punya lagi.

Bagaimana menghilangkanmu?

Saraf di kepala bagian mana yang harus kuputus untuk mengenyahkan kamu yang terus menggerogoti.

Seperti rayap
Yang enggan meninggalkan kayu.

Sudah cukup kau jajahi aku seperti itu.