June, Thank You For Being Really Nice

Jadi, i just back from 21 days #RahneGoesToEurope trip. Seperti yang saya bilang di postingan saya sebelumnya, salah satu mimpi saya sudah tercapai, Alhamdulillah.

Selfie with Eiffel!

Selfie with Eiffel!

Dan saat saya pulang seseorang mewujudkan mimpi saya yang lain lagi. Begini ceritanya:

Continue reading

P U L A N G

Berada 21 hari di negara-negara yang petanya terpajang rapi di ruangan mimpi semasa kecil.

Puji syukur yang tak terbendung bahwa kaki telah menapaki mimpi. Kebanggaan tersendiri bahwa aku mampu sejauh ini, dan ini bukan hanya dari buah mimpi dan kerja keras diri, tapi juga wujud dari sujud Ibu di tiap sepertiga pagi.

Terima kasih Ibu & Romo. Karena doamu menggiringku kemari.

Terpilin mimpi lagi, suatu saat aku kembali bersama mereka yang selalu kubawa di dalam hati. Amin.

Dan kini aku akan kembali.

Setelah kehadirannya, aku tidak pernah sesenang ini menanti dan menjalankan “pulang”. Karena pulang kini punya makna baru setelah hati menemukan rumahnya.

Aku selesai bertualang.
Sayang, aku akan pulang.

- R

20140531-090452-32692765.jpg

Hidup itu buram. Kita tak pernah bisa melihat jelas masa depan. Dalam buram sebisa mungkin jangan diam. Lakukan sebaikmu, sebisamu. Bergeraklah. Agar yang akan kau lalui bisa terlihat jelas. Kini aku menemukan tangan yang bisa selalu kugenggam dalam buram. Kugenggam … Continue reading

P U L A N G

Berada 21 hari di negara-negara yang petanya terpajang rapi di ruangan mimpi semasa kecil.

Puji syukur yang tak terbendung bahwa kaki telah menapaki mimpi. Kebanggaan tersendiri bahwa aku mampu sejauh ini dan ini bukan hanya dari buah mimpi dan kerja keras diri, tapi juga wujud dari sujud Ibu di tiap sepertiga pagi. Terima kasih Ibu & Romo.

Terpilin mimpi lagi, suatu saat aku kembali bersama mereka yang selalu kubawa di dalam hati. Amin.

Dan kini aku akan kembali.

Setelah kehadirannya, aku tidak pernah sesenang ini menanti dan menjalankan “pulang”. Karena pulang kini punya makna baru setelah hati menemukan rumahnya.

Aku selesai bertualang.

Sayang, aku akan pulang.

http://rahneputri.wordpress.com/2014/05/31/p-u-l-a-n-g/

My Travel Checklist for Euro Trip

Tips packing dalam traveling :  “Bring Very Little”

Dalam beberapa jam lagi sebenernya saya akan berangkat untuk Euro Trip selama 21 hari dan  kata kata tips di atas kayaknya dengan berat hati ga bisa saya patuhi. Karena apaaa? Oke saya akan ke Paris, Amsterdam, Prague, Barcelona, Rome. Suhu cuaca di sana sekarang sekitar belasan derajat dan angin masih kencang. Kota kota yang ‘stylish’ itu bikin saya pengen bawa banyak coat & baju…. pengen OOTD di sana booooook, mumpuuuuuuung kan yaaa?

Continue reading

Kost Sweet Kost: Crafty Stuffs

Jadi selama dua hari belakangan ini saya ribet pindahan kamar kost. Fyuh. Jangan bayangin kalo pindahan kost itu cuma angkut baju aja ya. Karena begini ceritanya (silakan loh kalo mau ambil snack atau bikin kopi dulu) *apeu*

Kost yang saya tinggali selama kurang lebih 4 tahunan ini itu lebih tepatnya disebut rumah petak, karena tiap kamarnya ada sekat sekat gitu jadi saya bisa gunakan sebagai ruang tamu, ruang selanjutnya sebagai kamar tidur, dan setelahnya bisa digunakan jadi dapur kecil serta kamar mandi. Tapi di sini tuh kosongan, fasilitas cuma AC, jadilah selama 4 tahun ini saya mengisi kekosongan kamar (dan hati *ehem). Selama itu pula saya udah beli kasur, sofa, lemari, bupet, karpet, teleskop dll :_ )))

Continue reading

Ada Apa Di Nol Kilometer Indonesia?

Akhir tahun 2013 lalu, diantara hari Natal dan Tahun Baru, saya bersama rombongan #BroTrip (mostly temen kantor & sepermainan) mengunjungi ujung Indonesia  paling Barat, sebuah tempat yang terselip di salah satu lirik lagu Indomie, makanan kita semua ~ sebuah tempat yang bernama SABANG! Tepatnya kita ke Pulau Weh.

Menuju tempat ini, kita harus menaiki perahu feri dari pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh. Perjalanan ditempuh kurang lebih selama 2 jam dan kemudian tibalah kita di dermaga Balohan, Pulau Weh.

Sea View from Balohan

Sea View from Balohan

Bulan Desember rupanya memang bukan bulan terbaik untuk mengunjungi tempat ini, karena sering hujan dan performa birunya langit jarang dilihat dalam kondisi maksimal. Mendung dan abu-abu gitu, mellowish ~ tapi tidak menyurutkan semangat kita untuk liburan :)) Continue reading