Surat Untuk Yang Dipuja Tentang Pemujanya

Iseng membersihkan beberapa file dalam laptop, lalu menemukan sebuah surat. Suatu waktu ada seorang pria yang menginginkan aku membaca novel yang ia tulis khusus untuk perempuan yang dipujanya. Kemudian, dia meminta aku untuk memberikan sedikit kata kata mengenai novel itu, sebuah surat pengantarnya lah. Hihi, lucu sekali melihat pria ini. Dan, setelah aku sadari, prempuan yang…

Read More

Selamat Hari Blogger Nasional 2015

Sebenernya sampai saat ini masih enggan menasbihkan diri sebagai seorang blogger. Awalnya hanya menulis di diary, kemudian berpindah media. Bermula dari Sadgenic, kemudian jadi Carousel Of Memories. Dulu menulis kegundahan, sekarang menulis keseharian. Apa yang didapat dari menulis di blog? Banyak. Dapet teman baru, dapat penghasilan tambahan, bahkan dapat suami! Kalo ga karena Sadgenic, mungkin Miku…

Read More

Say Yes To The New Adventures!

Pagi itu, seperti biasa, aku memanaskan si Clementine, Vespa yang sudah menemani selama dua setengah tahun lebih. Keberangkatan kerja kali ini akan berbeda, karena rute hari itu tak akan lagi jadi sebuah kebiasaanku di hari hari mendatang. Jumat terakhir di bulan pertama 2015, aku lulus dari sebuah tempat dengan orang-orang yang selama ini menjadi keluarga…

Read More

Make Something Out of 20 Something Years

Jadi kemarin ada pembicaraan ini sama orang yang baru aku kenal, “Mbak kalo boleh tau sekarang umur berapa ya?” “……. Eh berapa ya, kayaknya masih 26… hmm bentar bentar aku itung dulu (di otak  langsung masang kalkulator, lalu ada ngomong sendiri, oke sekarang tahun 2014,  aku lahir 1986) …. eh aku sekarang 28 *grin” “Kok…

Read More

Surat Untuk Anak Dan Cucuku

Halo anak & cucuku… Saat Ibuk atau Eyangmu ini lagi nulis blog ini, aku lagi deg-degan. Iya deg-degan ini sama kuat rasanya kaya tiba tiba dilamar bapakmu/ eyangmu itu. Deg degan karena pas dilamar dan ditanya aku mau nikah apa engga itu kan pertanyaan yang berkaitan dengan masa depan. Aku harus ngambil keputusan yang mana jawabannya harus aku…

Read More

Mari Melek Politik

Bermula dari percakapan saat makan siang bersama teman-teman kantor: “Eh, kalian pilih mana nih ntar Pemilu? Bingung gue” Pertanyaan itu disambut dengan beberapa jawaban dari buah pemikiran & frame of refference masing-masing tentunya. “Ah gue kecewa man ama ‘si itu’, gue pengennya dia tetep di jabatannya sekarang” “Ah aku seneng sih ‘si ono’ naik, paling meyakinkaaan” “Eh…

Read More