Di saat aku bersiap untuk jatuh. Tidak ada tanah yang membuatku terhantam. Aku kembali memeluk udara.

Di saat aku bersiap terbang, tak ada langit yang bisa kujamah. Aku kembali mengikat kaki pada kemelut tanah dan terakar.

Di saat aku bersiap tenggelam. Semua menyurut. Terhisap bumi. Aku karam dalam rasa penasaranku sendiri.

Di saat aku bersiap terbakar. Semua membeku. Aku tersulut api yang bunuh diri pada dingin yang sepi. Aku terpadam gigil menyeri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s