Surat Dari Sahabat: Artasya Sudirman

Tahun 2014 ini banyak hal menyenangkan yang terjadi. Tak hanya dari apa yang aku alami, tapi juga berlaku untuk sahabat & orang2 kesayangan. Salah satunya adalah Tasya, dia adalah satu dari beberapa orang pertama yang aku kenal saat pindah ke Jakarta.

Postingan ini berisi surat testimoni (speech) Tasya saat pernikahan aku. Kata-kata dan doa darinya lewat surat itu, menggema di pelaminan dibacakan oleh Poeti. Tasya berhalangan hadir, karena ada malaikat kecil yang baru hadir ke dunia tak jauh dari tanggal pernikahanku.

Di tahun ini pula, ia menjadi seorang Ibu. Selamat Hari Perempuan dan menjadi seorang Ibu, ya Artasya Sudirman. Semoga kamu menjadi perempuan paling sempurna bagi Raesaka dan Baby Al 🙂

Macha & Baby Al :)
Macha & Baby Al 🙂

–//–//–

Testimoni dari sahabat di Hari Pernikahan #RYPicnicWedding

Dear : Rahne Putri.

Congratulation!! Karena saat surat ini dibacakan, aku yakin kamu sudah resmi menjadi Nyonya Yogas.
Surat ini ditulis malam tadi, tepat saat kamu sedang berdebar-debar menunggu hari ini, sambil memaksa kelopak matamu tertutup rapi.

Sebenernya, aku lebih berharap ada disana, dibanding kehadiran surat testimoni ini. Tapi kamu lebih tau alasannya, karena setelah hari ini, kamu akan segera menuju kesana. Oke, mari kita masuk pada bagian dimana kamu meminta aku untuk menulis testimoni tentang kamu, dan segala tentang kamu.

Rahne yang lugu,
Pertama kali kamu datang ke Jakarta dan kita menghabiskan waktu menjelajah museum dan berkeliling kota. Masuk kedalam gereja hingga masjid di kota tua. Hari itu kita lalui sambil menganga dan terbahak bersama.

Rahne yang naif,
Segala kisah cintamu di Jakarta yang membuat kamu semakin dewasa. Seperti halnya akhirnya kamu mengenal berbagai macam sifat manusia. Karena tadinya dimata kamu, semua orang baik2 saja.
Kecewa, sedih, dan tawa sudah pernah kamu coba. Dan benar saja, para masa lalumu itu sekarang hanya bisa gigit jari. Karena kamu kini begitu bersinar sementara mereka memudar.

Rahne yang super sensitif,
Aku belum lupa liburan ke Singapore pertama kita. Di Clarke Quay, saat aku, kamu, dan Puti mau keluar kamar mandi, tiba2 kamu menghilang. Ternyata kamu sedang (berniat) membantu seseorang dengan kursi rodanya karena orang tersebut terlihat terdiam saja. Ternyata kursi rodanya elektrik dan diapun melihat wajah panikmu dengan lebih bingung lagi. Dia hanya  sedang menunggu saudaranya di depan kamar mandi. Kami tertawa, namun disitu kami tau, kamu sangat sensitif dan perduli pada sekitarmu.

Rahne yang mandiri,
Dibalik kesensitifanmu, kamu adalah pribadi yang amat mandiri. ini juga adalah salah satu hal yang aku kagumi, lalu kupelajari dari kamu. Kalau Sadie dan Clementine bisa bicara, pastinya mereka akan berteriak SETUJU, pada pernyataanku tadi.

(Oia, untuk yang belum tau. Sadie adalah nama sepeda pertama Rahne di Jakarta, dan Clementine adalah nama Vespanya)

Rahne yang melankolis,
Berawal dari kecintaanmu pada kecantikan susunan aksara, membuat kamu tergila-gila pada puisi dan keindahan kata. Disini kita benar-benar sama. Dimatamu, luka dan kesediham adalah keindahan dalam sebuah kacamata berbeda. Bukan karena kamu pencinta air mata, tapi justru inilah cikal bakal Sadgenic,
yang juga membuat banyak mata dan rasa menaruh perhatian pada caramu bercerita.

Terlalu banyak hal tentang kamu yang tak akan habis jika terus dibaca. Dan di hari ini, aku yakin kamu adalah pengantin tercantik dan terbahagia didunia. Kita selalu bertukar imajinasi tentang lelaki, prosesi, dan pernikahan impian. Hari ini kau akan menjemput ketiganya dan sebenarnya, aku menyesal tidak turut menyaksikannya. Tapi percayalah, karena aku disini mengirim doa. Dari sejak tulisan ini dibuat, hingga tulisan ini dibaca.

Untuk Yogas,
aku percayakan salah satu sahabat terbaikku untuk menjadi bagian dari hidupmu. Karena kalian bertambah indah saat saling mengisi. Percayalah bahwa hari ini, kamu adalah salah satu pria paling beruntung didunia. Karena seorang Rahne Putri, kini menjadi pendampingmu yang dengan penuh doa, semoga menjadi selamanya.

Sekali lagi, Selamat berbahagia dihari kamu menyandang status baru. I love u!

Sahabatmu,

Artasya Sudirman

image1
Love you too! Macha :*

One thought on “Surat Dari Sahabat: Artasya Sudirman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s