Puisi: Seandainya

“Seandainya aku bisa membesarkan anakku sekali lagi” Aku akan lebih dahulu membangun harga dirinya dan baru membangun rumah baginya. Aku akan lebih banyak memakai jari untuk melukis bersamanya daripada memakai jari untuk menuding kesalahannya. Aku akan lebih sedikit mengoreksi daripada lebih banyak membangun koneksi. Aku takkan banyak memerhatikan jam, tapi lebih banyak memakai mataku untuk…

Read More

Dear Future Me,

Hai. Kemarin kamu sedang bersedih, tapi seperti biasa, kamu bisa menyembunyikannya dengan tawa. Iya itu karena dia, salah satu pria yang pernah memasuki benakmu saat itu. Iya, laki-laki yang keluar masuk di kepala dan hatimu kan tidak banyak, hanya beberapa, pasti kauingat yang kumaksud siapa, dan lalu saat detik matamu terpaku pada barisan aksara ini,…

Read More