Luruh

Di rentang tangan mana lagi bisa kusisipkan cinta yang menggebu?
 

Di kepala siapa lagi bisa kuselipkan bayangan yang enggan menyirna?

Di paru paru mana lagi bisa kutitipkan separuh nafas sepanjang umurku?

Langkah kaki siapa lagi yang bisa kuikuti? Dimana setiap derap pijakannya kuawasi dengan hati.

Di proyeksi mata siapa lagi bisa kuhamparkan senyumku?

Di telinga siapa lagi bisa kuterbangkan bisik yang mengalir dari suaraku?

Saat semua mewujud kamu. Luruh semua pertanyaanku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s