Berziarah ke lidahku

Kamu menziarahi kata-kata yang telah lama mati.

Karena enggan kuucap mereka mati bunuh diri di lidahku sendiri. Terlalu lama mereka menunggu. Mereka jemu, dengan hatiku.

Hatiku mendorong mereka namun jarak terjauh hanya sampai pangkal tenggorokan. Disitu, mereka terhenti, tak berani maju. Berdiam diri, mereka menyulam jaring laba-laba disitu, berdebu.

……. <Baca kelanjutannya di #SadgenicBook>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s