Berhanyut Ria di Green Canyon

Green Canyon ya, bukan Grand Canyon walo ngarep juga bisa ke sana suatu saat nanti hahaha. Kemarin beberapa orang di TL twitter saya bingung, mau menghabiskan libur natal & tahun baru di mana? ada yang menyebut Sawarna atau Green Canyon. Saya jadi teringat pengalaman saya body rafting di tempat eksotis ini bareng Triska dan Tukang Jalan beberapa waktu lalu. Waktu itu seperti biasa, kita berkumpul di Semanggi hari Jumat jam 9 malam, kemudian berangkatlah kita menuju daerah Pangandaran. Berbekal Antimo, saya yang gak mabok darat cuma butuh tidur ini pulas banget di jalan dan tau tau udah sampe aja jam 6 pagian kalo ga salah. Kemudian bersiap siaplah kita dengan perlengkapan yang sudah disediakan. Pake helm, pelampung dan lain sebagainya. Kemudian kita naik pick up, nampaknya kita di bawa ke bagian agak atas daerah Sungai Cijulang ini.

Beberapa saat kemudian, berhadapanlah kita dengan arus deras Green Canyon ini, kalau musim kemarau, airnya berwarna hijau dan cantik. Kalau musim hujan mungkin jadinya agak kecoklatan.

image

Kemudian mulai deh kita nyebur. Byurr… 

image

image

Airnya dingin menyegarkan! Kenapa dinamakan body rafting? Karena memang kita cuma istilahnya dilepas gitu, ngikutin arus sungai haha. Deg-degan sih, tapi pasrah aja lah sama alam dan juga sama arahan instruktur. But you know what?

SAYA GA TAU KALO PASRAH SAMA ARUS BISA SEDEMIKIAN MENYENANGKAN HAHAHA.

Bener bener yang namanya ‘go with the flow’ ya gini ini. Badan diombang-ambingin arus. Sempet sih ada arus yang deras dan gak memungkinkan untuk kita hanyut di situ, instruktur meminta kita melipir dan kemudian sedikit trekking di bebatuan sisi sungai. Kemudian kita lanjut nyebur lagi, dan hanyut kembali.

image

Kalo dapet arus deras dan melewati bebatuan, emang kudu hati-hati. Kita diajarin posisi tegap agar badan tidak ‘terantuk’ batu. Lalu semacam main perosotan gitu, seru deh. Yah walaupun aku sempet biru biru juga di bagian pantat dan pinggang karena ‘pose’ tubuh yang salah dan nabrak nabrak batu :p

Namun gak semua arusnya deras, ada juga yang arusnya sangat tenang dan mendamaikan. Saya sampe bisa ketiduran, karena saat saya melihat ke atas, yang tampak adalah tebing, pepohonan dan awan. Sungguh sangat damai sekali rasanya melihat lukisan Tuhan ini 🙂

image

Ada lah kita berhanyut-hanyut ria di Green Canyon ini selama 3 jam lebih. Tapi sangat amat ga kerasa. Oiya, buat yang berani, boleh juga nyoba lompat dari batu yang ketinggiannya 7m

image

Setelahnya kita makan siang dan lanjut Explore ke Batu Hiu dan melihat sunset di Batu Karas.

image

image

image

Gak hanya itu, keesokannya kita mengunjungi Penangkaran Penyu dan Cagar Alam Pangandaran, di sana ada banyak monyet gitu, kalo bisa jangan bawa barang-barang berharga. ^ ^

image

Itulah sedikit cerita saya. Buat yang mau liburan atau menghabiskan weekend di Green Canyon, silahkan banget loh nyobain Body Rafting yang cukup menantang untuk dijelajahi. Info perjalanan ini itunya cek  www.tukangjalan.com atau twitter @Tukang_Jalan

(Sumber foto: Mas Dwi dan pribadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s