Sabtu Termanis di Bulan November

Nampaknya hari itu merupakan salah satu hari yang menjadi favorit saya di 2013. Pagi harinya, pacar saya memberi kejutan, dia membuatkan lagu khusus buat saya dan dinyanyikan pagi pagi. Saya suka bangeeeet ngeeeet ngeeeet! Ah terharu lah :’)

Dia malu nih untuk dipublikasikan, katanya kalo ntar udah komplit aja instrumen musiknya. Lagi nyari pemain Cello untuk mengisi lagu itu (eh kalo ada yang kenal dan mau kolaborasi, colek colek saya di twitter ya).
 
Siangnya saya mengunjungi #CAC5Years. Ini adalah event ulang tahun Coin A Chance, sebuah gerakan sosial yang berusaha mengajak orang-orang untuk mengumpulkan ‘recehan’ atau uang logam yang bertumpuk dan jarang digunakan. Uang yang terkumpul akan ditukarkan dengan ‘sebuah kesempatan’ bagi anak-anak yang kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan sekolah lagi. Selengkapnya baca di blog atau ikuti twitternya :’)
 
Beberapa minggu sebelumnya, saya sempat dihubungi oleh Atri, dia meminta bantuan saya untuk menjadi Contributor Collection Sale di #CAC5Years, semacam garage sale gitu yang mana hasil penjualannya didonasikan untuk anak anak agar bisa bersekolah. Saya menyumbangkan 5 barang ini.
 
Kemudian ada juga Friends In Auction. Ini CAC mengundang beberapa teman yang mempunyai bakat atau keahlian untuk ‘melelang’ aksinya. Proses pelelangan ini berlangsung di twitter. Seru banget deh. Ini temen temen yang dilelang saat itu 😀
 
image
 
 
Nah hingga suatu hari, tiba tiba dadakan banget nih. Saya ‘ditodong’ untuk dilelang juga. Cuma saya bingung mau nyumbangin keahlian apa hahaha. Akhirnya saya dilelang untuk ‘nyanyi’. Saya pikir saya gak laku ‘dijual’ haha. Tapi Alhamdulillah, walau dadakan kaya gitu, saya ‘dibeli’ oleh Ristha sebesar 1,2 juta Rupiah buat membantu adik adik bersekolah.
 
Jadilah kehadiran saya di #CAC5Years Sabtu itu untuk ‘perform’ dan juga membantu menghitung koin koin. Seneng deh bisa ngitungin koin2 dari celengan celengan CAC yang bejibun. Saya cuma kebagian 4 kaleng sih. Trus koin itu harus dikumpulin per nominal. Rp. 100,-, Rp. 200,-, Rp. 500,- & Rp. 1000,- kemudian diplastikin supaya gampang ngitungnya. Fiuh. Terapi tersendiri looooh 😀
 image
 
Terus akhirnya saya bertemulah dengan Sang Pembeli saya, request dia adalah saya diminta membacakan puisi saya yang berjudul ‘Datang’ dan ‘Jika Rindu Itu Peluru’ (ssstt, dia menujukan puisi itu untuk lelakinya, karena dia merasa puisi itu pas sekali karena mereka baru jadian hihi sweet). Jadilah saya membacakan kedua puisi itu di depannya dengan ala kadarnya, karena emang aku dadakan :))
 
image
 
Karena aku ga mau cuma baca puisi aja, aku memberikan Ristha bonus. Saya menyanyikan lagu “Pergi Tanpa Pesan’ bersama Yogas, ini adalah lagu duet pertama kita di 2013 nih, sebelumnya pernah duet lagu juga di 2012 tapi kita belom jadian :))
 

 
Makasih Trisca sudah mengupload. Kemudian malamnya kami mengunjungi pembukaan resto Holycow Radal yang baru di #TKPBenhil di Teras Benhil (baru tau juga ada tempat itu, Benhil makin berkembang aja ya). A plate of Marble 9+. Delicioso ~
image
 
Lalu menonton film di bioskop kemudian pulang dengan hati riang.
It’s a lovely day indeed. Thank you November 🙂
 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s