June, Thank You For Being Really Nice

Jadi, i just back from 21 days #RahneGoesToEurope trip. Seperti yang saya bilang di postingan saya sebelumnya, salah satu mimpi saya sudah tercapai, Alhamdulillah.

Selfie with Eiffel!
Selfie with Eiffel!

Dan saat saya pulang seseorang mewujudkan mimpi saya yang lain lagi. Begini ceritanya:

15 jam penerbangan dan 10.000 km lebih yang ditempuh untuk pulang. Begitu sampai di bandara, saya sudah disambut oleh pacar. Senang! Karena sebelum saya berangkat ke Eropa, dia juga ke Jepang selama 2 minggu, jadi kita hampir dua bulan ga ketemu dan LDR an. Baru deh akhirnya ngerasain kangen yang super duper dan ternyata gak enaaak yah rasanya huhuhuw. Semangat ya kalian yang bisa LDR an, aku kayanya ga kuat deh jauh-jauhan lama gitu :’((

Singkatnya, setelah dijemput saya dianter ke kostan, baru nyampe Yogas langsung ke ruangan dalam. Sementara saya masih sibuk sama koper dan turntable di ruangan depan. Gak lama setelah itu terdengar lantunan lagu “Moodys Mood For Love” nya James Moody.

“Eh kok tiba tiba ada lagu?”

“Hehe iya aku yang masang”

Oooh

dan saya  masih lanjut sibuk dengan koper serta merhatiin kamar kostan yang baru saya dekor ulang sebelum berangkat. Lumayan lama sih di ruangan depan, aku juga ga ngeh kalo ternyata lagu itu adalah semacam kode.

Masih sambil beberes di ruangan depan, aku bilang:

Eh nyobain turntable yuk, aku beli Vinyl banyak

Nyobain di sebelah aja, kamu belum liat kamar kan?

Aku akhirnya melangkah ke ruangan sebelah. Lampu masih mati, kemudian dia nyalain. Aku kaget. Tiba tiba di tengah kamar ada balon-balon dan bunga di atas meja.

Ballon & Flowers
Ballon & Flowers

Di detik itu aku mikir bahwa ini adalah penyambutan aku pulang. Aku seneng banget, ga nyangka, mata aku berbinar-binar. Aduh manis bangeeeeeeetttt

Gak lama, kayaknya Yogas ngerti bahwa aku salah tangkep dengan maksud ada balon dan bunga-bunga itu, kemudian dia langsung masang ancang ancang down on his knees … karena ternyata, aku gak melihat ada cincin di bawah balon – balon dan bunga itu (yaiyalah, aku ga ngeh, aku ga pake kacamata dan letaknya agak siwer ditaruh di situ XD)

Oh My GOD!
Oh My GOD!

Dan demi apapun aku ga nyangka dengan twist itu, aku pikir ini cuma penyambutan aku pulang, ternyata dia ngelamar. He said the word!!

Karena kaget, aku sempet terhenyak, aku mengubah ekspresi muka dari kaget sumringah – ke kaget ‘beneran ini aku dilamar?’ – aku  madep tembok dulu buat nangis kaya model main petak umpet gitu … untuk sesaat aku kaya ngerasa mimpi …. :’D :’D

Aku masih posisi nangis model petak umpet gitu dan dia udah kaya bingung dengan posisi masih on his knees haha, “eh jawabannya apa nih?” 

Kasian dia ternyata nunggu jawaban selama aku nangis ala petak umpet (yaiyalah neeee)

And then i said i do

:’) :’)

Jadi begitulah, at the end of my #RahneGoesToEuropeTrip, he created a sweet surprise, an amazingly important milestone of our adulthood life. Well memang perjalanan masih panjang, banyak tahap-tahap yang harus kita lewati setelah ini. Doakan lancar yah 🙂

I found & was found by the one :*
I found & was found by the one :*

Oiya, ini lagu-lagu yang mengiringi proses surprise ini 🙂

James Moody – Moodys Mood for love 

Yvette Giraud – Aimer comme je t’aime

STING – When We Dance

 

 

26 thoughts on “June, Thank You For Being Really Nice

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s