Hari masih siang. Tapi senja mendadak hadir, lalu ia tenggelam di balik mata. Menelurkan embun bagi hati yang kering menggema.
All articles filed in Rahne Putri
Daripada mati rasa. Lebih baik hati yang kupunya kugigit sendiri. Daripada terpasrah habis karena benci. Daripada sia sia. Lebih baik senyum ini kukubur sendiri. Daripada lengkung yang kubuat setengah mati, kau patahkan dengan sorot tak peduli. Daripada tak bermakna. Lebih baik air mata ini kutelan sendiri. Biar ia habis tanpa sisa. Daripada bulir yang terlepas…
Read MoreBayangmu, serupa konstelasi. Terpahat di mata, kupandang sampai segala waktu yang kupunya, ditelan usia.
Jantungku mengerut. Aku surut dalam degup yang carut marut. Saat namaku kau sebut.
You are made by love. That’s why you’re lovely
I only have black and white. I need a splash of rainbow in my heart.
Read MoreEat me alive and i will stay in your heart. Forever.
Aku berada di ranting senja. Dilinting angin cerita, meniupku hingga sampai di pelukmu yang menangkup masa
“berlayarlah di kepalaku, susuri laut ingatan yang takkan surut ditelan waktu” ~ Rahne Putri
Read MoreAku akan selalu ada sejauh kau tempatkan aku dalam ingatan. Ingatlah itu, sayang
