Aku harap hujan bukan wanita, kalau tidak, aku bisa cemburu dia lebih dulu menyentuh tubuhmu.
All articles filed in Writing
Seperti gerimis, aku jatuh padamu, perlahan-lahan
Petir itu..
Aku suka melodi hujan, tapi aku tak suka petir. Aku harap dia bisu. Aku suka melodi hujan, tapi aku tak suka petir. Aku harap dia bisu. Petir itu sombong, mentang -mentang paling bercahaya, bisa marah-marah sesukanya. Awan jadi takut, dia gemetaran, keringat dinginnya turun. Kasihan awan, dimarah2in petir. Sabar ya, kamu berkeringat, tangis mu pun…
Read Morebulir-bulir nadiku adalah tempat bersemayam senyumnya. Itu yang membuatku tetap bernyawa
obrolan ringan dengan matahari
Lagi ngedate ama matahari nih, seperti biasa. This is my only quality time. Just about 10-15 minute in a weekdays. Matahari sdg baik, dia sapu kehangatannya di kulit, katanya “semoga ini cukup menghangatkan hatimu jg hari ini”, lalu dia usap2 rambutku. Aku terharu, matahari baik sekali, tapi aku tak pernah berani menatap mata matahari. Aku…
Read MoreADA
Akan ada ribuan ucapan selamat malam untukmu, bahkan hingga bintang jatuh satu per satu. Ada jutaan detik yang menunggu untuk kita ukir satu per satu. Ada jutaan tawa yang akan terlepas dari pita suara kita. Ada jutaan pelukan untuk menghangatkanmu nantinya. Ada jutaan jarak yang akan kita tempuh bersama, dan langkah ini akan terus seirama.…
Read MoreKala detik berhenti saat bersamamu, percayalah. Itu bukan kiamat, melainkan abadi.
abbeyroad:ohayelly: (via swimmergirl741)
Read MoreAku ingin mengkoleksi detik detikmu di setiap waktuku
DETIK
Detik itu aneh, kadang dia seperti FLASH yg berlari cepat dan membuatku tak bs mengejarnya, tapi kadang dia seperti KURA-KURA! lambat! Kadang detik itu tak suka menunggu, tapi suka sekali membuatmu menunggu. Ah dia memang moody. Kadang, detik itu suka membawa pisau, semakin kau melewatinya, semakin dia mengiris-iris hatimu. Perih. Kadang, detik suka membawa bunga,…
Read More