Akan Ada Hari

Akan ada hari dimana kugelar sajadahku dan sajadahmu. Kita bersujud dalam sepenggal waktu, berulang kali.

Akan ada hari, dimana seluruh doa yang terucap dari bibirmu. Kuamini juga dalam hati, 1 shaf di belakangmu.

Akan ada hari kusiapkan sahurmu, dengan senang hati. Dan menanti berbuka sembari mengukir senja.

Akan ada hari, kaudengungkan adzan di balik daun telinga sosok yang mungil, yang mewarisi sebagian parasmu, dan sebagian tingkahku.

Akan ada hari, kita melihat nisan. Dan memesan sepetak lahan, berdampingan. Untuk nanti, ketika esok tak ada lagi.

Akan ada hari, entah kau, atau aku yang merana. Karena salah satu dari kita, akan pergi lebih dulu. Meninggalkan dunia, melepaskan fana.

Jakarta, 11 Agustus 2010
k.a.p.a.n.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s