Ada yang jatuh di hatiku. Sepertinya itu namamu.

Lalu dia pecah, remah huruf hurufnya merebak ke seluruh paru paru.

Meleleh merembes membasahi pori nodi.

Menjalar, melaju menuju kepala

Kemudian membelah diri berjuta-juta.

Masih. Masih membelah diri.

Tak bisa berhenti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s