TB: Bukan Batuk Biasa

Sebuah percakapan di grup WA:

“Duh, papa mertua aku batuk ga selesai-selesai, ternyata TBC”

“Mom, cepet kalo bisa ngungsi dulu, bahaya itu kamu ada baby takut ketularan dan beliau harus diisolasi (mungkin?). Kasian kalo anak kena harus minum obat rutin ga putus selama 6 bulan”

Semenjak punya anak, jadi lebih sensitif gitu rasanya kalo denger berita tentang sebuah penyakit, karena sejatinya semua orang tua ingin anaknya sehat dan aktif.

Percakapan di grup whatsapp#BuibukSocmed waktu itu bikin deg-degan, bukannya apa karena mbak baby sitter di rumah saya itu dari pertama masuk sampai 2 bulan kerja batuk ga berhenti-berhenti, sudah pernah dibawa ke dokter umum sih dan dikasih obat, tapi kok masih saja batuk. Badannya aja sampe keliatan kurusan, takutnya malah saya dikira ga pernah kasih makan atau kerjanya berat banget sampe bikin dia mengurus gitu .___. Saya khawatir, dia tuh diem diem terkena atau ga mau ngaku kalo kena TBC (atau TB).IMG_8291.JPG

Saya penasaran, tanya temen-temen yang dokter dan juga baca baca di artikel Campaign Tuberkolosis oleh Departemen Kesehatan di http://www.tbindonesia.or.id/.

Apa itu TB?

Tuberkolosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis). Kuman ini menyerang tubuh manusia, terutama pada paru.

Penularannya :

  • Kuman TB keluar dari udara (melalui droplet/percikan dahak) pada saat penderita TB batuk, bersin atau berbicara.
  • Kuman TB yang keluar, terhirup oleh orang lain melalui saluran pernafasan:
    • Jika daya tahan tubuh lemah, orang tersebut berisiko menjadi sakit TB atau tertular
    • Jika daya tahan tubuh kuat, orang tersebut tidak akan langsung sakit TB

Gejalanya:

  • Gejala Utama : Batuk (berdahak maupun tidak berdahak)
  • Gejala lainnya:
    • Demam meriang berkepanjangan
    • Batuk berdahak (dapat bercampur darah)
    • Sesak napas & nyeri dada
    • Berkeringat tanpa sebab (terutama pada sore-malam hari)
    • Badan lemas nafsu makan berkurang
    • Berat badan menurun

Nah kalo baca-baca di gejalanya, mba baby sitter di rumah tuh mengalami banget yang disebut di gejala Utama dan 2 hal di gejala lainnya, batuk terus baik berdahak dan engga. Plussss dia makannya tuh dikiiiiiit banget trus ya yang satunya lagi itu keliatan kurusannnnnn T_T

Waduh makin kebat kebit hati kan rasanyaaa…. dia kan tiap hari membantu aku dalam mengurus Trah saat aku kerja. Asliii antara galauuuuu dan sebel gitu. Pengen cepet-cepet ganti tapi energi kaya ga bisa buat berurusan lagi ama yayasan atau cari-cari lagi. Sebenernya kaya mau marah gitu maren ama yayasan, harusnya setiap yayasan itu mengecek kesehatan para calon ART/ Baby Sitter jadi setiap orang yang menggunakan jasanya tuh yakin bahwa mereka sehat lahir batin, ada surat dokter kalo perlu. Jadi kita ga cuma bayar admin aja yang gede #lah #jadicurhat.

But anyway, suami menenangkan…. belum tentu juga si mba ini TBC kaaan jadi memang ada baiknya kita periksakan apalagi di Puskesmas. Ya kalo memang si mba terbukti sakit, obat TB ini gratis, berkualitas dan juga disediakan oleh Pemerintah. Dan dengan hal ini, kita bisa beri masukan ke yayasan agar mengecek semua mba-mba yang disalurkan, dijadikan standarnya-lah.

Pemeriksaan TB itu berlangsung seperti ini:

  • Pemeriksaan dahak : Dahak diambil dengan waktu 2x pada 2 hari yang berbeda. Sewaktu datang ke ke fasilitas kesehatan (faskes) & Pagi hari setelah bangun tidur. Untuk menghemat waktu sih di paginya minta yang bersangkutan menyimpan dahaknya di tempat yang tertutup, supaya ga bolak balik.
  • Rontgen Foto Dada

Alhamdulillah, si mbak ternyata ga TB tapi memang dia suka batuk ga kelar-kelar aja dan lebih ke alergi. Sekarang sih si mbak udah gak batuk-batuk sesering dulu, tapi tetep aku minta dia menggunakan masker saat deket ama Trah.

Tapi kalo positif TB gimana? Tenang, TB bisa disembuhkan!

Ada 2 tahap:

  1. Tahap awal (Fase Intensif): Obat diminum setiap hari selama 2 atau 3 bulan
  2. Tahap lanjutan: Obat diminum 3x seminggu selama 4 atau 5 bulan

Jadi ya kurang lebih harus berobat ga putus selama 6 bulan. Dan kalo memang ada yang TB di rumah, seisi rumah juga wajib diperiksa juga karena takutnya tertular. Penularannya lewat udara huhuhuhu..

Nah alhamdulillah mba di rumah ga TB, tapi kita juga wajib mencegah dan menjadi bagian dari kampanye #TOSSTB #TemukanTuberkolosisObatiSampaiSembuh

Cara pencegahan TB seperti apa? Melalui PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)

  • Makan makanan yang bergizi
  • Rumah harus punya aliran udara yang baik, saluran ventilasi yang banyak sehingga rumah dapat sinar matahari dan udara segar. Saran saya kalo kondisi rumah minim ventilasi, sediakan air purifier atau tumbuh-tumbuhan yang bisa menyaring udara (lidah mertua, bamboo palm tree, spider plant, areca palm, lily of peace bagus buat tanaman indoor dan air purifier alami)
  • Sering menjemur kasur agar tidak lembab
  • Vaksin BCG bagi anak baru lahir untuk menghindari TB Berat (meningitis & milier)
  • Olahraga Teratur
  • Tidak Merokok

Jadi, kalau di sekitar ada yang batuk dan mencurigakan, please periksakan, jangan-jangan itu Bukan Batuk Biasa (3B). Kalau terjadi gejala-gejala yang disebut di atas langsung periksakan ke Puskesmas atau RS terdekat.

Screen Shot 2017-12-21 at 06.53.19.png

Dan buat para orang tua yang hendak mengambil jasa ART atau baby sitter, belajar dari pengalaman, mending minta yayasan untuk memberikan surat keterangan kesehatan atau kalo memang yayasanya ga mau, kita mengeluarkan sedikit dana untuk ngecek kesehatannya sebelum bekerja sama kita. Memang sih harus ada dananya, tapi ini untuk kesehatan anak, kita dan keluarga. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Info lebih lengkap tentang TB silakan cek link ini

Salam #TOSSTB!

#TemukanTuberkolosisObatiSampaiSembuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s