Mari berjalan jalan, Tuan.

Tuan, kita akan bertemu sebelum hujan terakhir menyentuh bumi, setelahnya pelangi terbalik akan terukir di bibir, menyingkirkan semua getir.  Lalu, ijinkan aku, menemanimu berjalan jalan. Tuan, boleh kuantar kau ke kepalaku? Kuperlihatkan jejak jejak rindu yang memenuhi nebulaku Tuan, boleh kuantar kau ke arus nadiku? Kuperlihatkan rasa yang berlayar menembus jantung dan karam di hatiku.…

Read More