Tuan, sudahkah kau mengenali seluruh bagian tubuhmu? Tahukah kamu? Di kerling matamu aku pernah bersembunyi menyimpan senyum yang berserakan seperti remah roti. Di jantungmu aku pernah menari-menari, detakmu yang menjadi iramanya, bertelanjang kaki. Di kepalamu, aku pernah bermain ayunan, menelusuri prosotan meluncur dan turun di hati. Sesampainya disana, ada trampolin. Aku melompat-lompat dengan riang dan begitu…
Read More


