Naik kereta. Kau lihat keluar jendela. Semua terlewat begitu cepat. Andai hatiku menggunakan kereta untuk meninggalkanmu

Aku rasa kendaraan yang paling cepat untuk meninggalkan masa lalu itu, ayunan jemari dalam genggaman baru.

Dengan surat izin hatimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s