Aku hanya menunggu cinta, untuk mengorbankan diriku sendiri yang terakhir ke dalam tangannya
All articles filed in September 2010
Kumohon, bisikilah aku. Ucapmu berubah menjadi air, mengaliri taman jiwa. Dengan jutaan bunga yang kau tanam di saat jumpa.
Tolong, akalku tersesat. Dalam belukar senyummu, untuk kesekian kalinya.
Memelukmu adalah hal favorit yang bisa dilakukan lenganku (via misswallflower)
Read MoreAku berdoa. Kamu untukku. Sumpah demi Tuhan aku tidak takut kalau doaku dikabulkan.
“Aku akan membuat jutaan burung kertas, jika ia bisa membuat doaku terbang dan kemudian menjemputmu”
Read MoreHujan sudah selesai, tapi mataku masih gerimis mengingatmu.
Musafir dan Pintu
Pernah suatu waktu, seorang musafir yang kesepian berkata padaku “kau tak punya pintu hati” Wahai musafir, pintuku terbuka, selalu kubuka. Namun ia berada di balik terjal dan tebalnya dinding. Aku membangun tembokku terlalu tinggi, terlalu kokoh. Terperangkapku dalam sepi yang kubangun sendiri Terserah musafir, apakah kau berlalu seperti mimpi, atau mencoba memanjat dan membongkar dengan…
Read MoreCukup kamu, dan senyum serta ketenangan untuk jutaan malam sebagai maharku.
I miss the time I listening my own heart beat. The sound were never same, when you’re near.
