All articles filed in Writing
Sihir Hujan
“Bagaimana rasanya jika aku SIHIR dirimu menjadi hujan”. Itu kata-kata terakhir yang aku ingat yang keluar dari kerut bibirnya kepadaku. Belum sempat aku mengeja jawaban untuknya, disinilah aku sekarang. Menatapnya yang berdiri dekat jendela kayu dibalik awan kelabu. Melekat pandangan pada seorang penyihir yang bahkan tak perlu mantra untuk membuatku jatuh cinta. Penyihir yang menyamar…
Read MoreRindu itu, senja menggila, pagi meronta dan malam binasa. Tanpamu, matahariku
Cerita Gerimis
(1) Gerimis itu hujan yang penuh hati-hati. Dia ingin pelan jatuh ke bumi Agar tak terlalu sakit Ia datang bersama kelabu Saat awan galau menjadi hitam atau putih (2) Jikalau aku setetes bulir hujan Aku akan memilihmu untuk kuhujami (3) Aku ini gerimis Tipis Pelan membasahi Jangan berteduh, aku tak kan menyakiti Tengadahkan tanganmu Terimalah…
Read MoreHujan, surga menangis. Ia kesepian. Semua orang sepertinya sudah berteman dengan neraka.
TIKET MIMPI
Dicari : seorang pemegang tiket mimpiku. Hei, kau sudah punya itu? selamat. Itu langkah awal memasuki kehidupanku. Dengan tiket itu, kau punya kesempatan. Memasuki ruang pikirku, ruang hayalku, ruang hatiku, bahkan ruang rinduku. Jadi..siapakah kamu pemegang tiket mimpiku?..
Read MoreKALENDER
Ia memusuhiku Aku sudah menyerahkanmu pada hari lalu Tapi Tak ada yang bernama hari baru semenjak itu.
Read MoreAWAN
Aku benci awan, kau terlalu banyak Menggumpal berarak tak berhenti Menutupi langit yang sedang menulis namamu. Yang selalu ingin kutahu
Read MoreGrew older, with some trouble. Face it, then you become wiser.
TERBALIK
Malam kian terik, bintang berkeringat. Tanah dan laut menguap. Awan kehujanan. Aku kamu – kamu aku. Masih satu
Read More