Pencinta Kata (Part 4)

Teruntuk Zarry, sobatku yang tampan yang suka memuji diri. Panjang sekali balasan emailmu!! sebenarnya ini lebih mudah dibicarakan lewat media berderet angka yang bisa kaupencet dan suaramu sendiri yang mengantar semua cerita ini untuk sampai di telingaku. Ah, tapi aku lupa. Kita ini pelupa!! lebih baik kita menuliskan semua ini pada kertas maya dan membiarkan…

Read More

Pencinta Kata (Part 2)

Teruntuk Zarry, idola jemariku. ZARRY!! Aku gunakan huruf kapital agar kau tahu aku memanggilmu besar besar seraya berteriak bahwa aku pun merindumu. Kau ingat kata kata itu? ;). Maaf aku baru bisa membalas surat elektronik ini sekarang, padahal aku sudah membacanya beberapa hari lalu. Biarlah, selain aku sedang dikejar waktu yang akan membayarku, aku sengaja…

Read More