Ada Apa Di Nol Kilometer Indonesia?

Akhir tahun 2013 lalu, diantara hari Natal dan Tahun Baru, saya bersama rombongan #BroTrip (mostly temen kantor & sepermainan) mengunjungi ujung Indonesia  paling Barat, sebuah tempat yang terselip di salah satu lirik lagu Indomie, makanan kita semua ~ sebuah tempat yang bernama SABANG! Tepatnya kita ke Pulau Weh.

Menuju tempat ini, kita harus menaiki perahu feri dari pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh. Perjalanan ditempuh kurang lebih selama 2 jam dan kemudian tibalah kita di dermaga Balohan, Pulau Weh.

Sea View from Balohan
Sea View from Balohan

Bulan Desember rupanya memang bukan bulan terbaik untuk mengunjungi tempat ini, karena sering hujan dan performa birunya langit jarang dilihat dalam kondisi maksimal. Mendung dan abu-abu gitu, mellowish ~ tapi tidak menyurutkan semangat kita untuk liburan :))

Saya dan rombongan #BroTrip sudah menyewa mobil selama 2 hari di sana, jadi kita langsung ambil mobil dan menuju penginapan di daerah Iboih. Kalo ga nyewa mobil, di sana ada semacam ‘angkot’ tidak resmi, ongkosnya kalo tidak salah Rp. 50.000,-

Ada Apa Di Nol Kilometer Indonesia?

1. Iboih Inn, penginapan rasa nginep di rumah Bude.

Kita menginap di Iboih Inn dan ternyata menuju sana kita harus berjalan kaki atau dijemput pake kapal, akhirnya mobil diparkir di parkiran dekat dermaga kecil di sana. Layanan antar jemput  ini cuma berlaku buat check in & check out aja.

Iboih Inn
Iboih Inn
Dock & Restaurant View
Dock & Restaurant View

Kita menyewa kamar Deluxe Sea View no 4 & 2, kamar terbaik yang ada di penginapan ini karena depannya langsung lautan, ada hammocknya juga. Enak banget tiduran atau bersantai diiringi suara ombak, damai banget rasanya (*muterin Sigur Ros). Kamar ini ada AC dan air panas.

Baca buku dengan suasana  damai
Baca buku dengan suasana damai

Bu Liza, sang pemilik ini orangnya ceplas ceplos lucu ~ orangnya jujur, dan apa yaa….. berasa kaya ama Bude atau Tante gitu loh, suka cerewet ini itu tapi nyenengin gitu sih bagi kita. Kalo dia capek masak ya dia jujur bilang ga bisa ngelayanin. Jadi buat yang pengennya “dilayanin banget” jangan ke tempat ini sih. Orangnya juga sukanya yang praktis-praktis, jadi suka cerita ke kita kalo ada tamu yang pengen ini itu di penginapannya kaya hotel mewah. Beliau juga punya peliharaan kucing yang lucuuu.

Ssst ada kucing bobok :3
Ssst ada kucing bobok :3

Sewaktu waktu kita bebas sih mau berenang di laut di depan penginapan. Tinggal byuuuuuurrrr

Bening banget walo mendung!
Bening banget walo mendung!
Lompat HAP!
Lompat HAP!

Atau mau kegiatan menemani hati seperti ini?

Ngelamun
Ngelamun

Oiya, kalo ke sini jangan lupa bawa senter yah. Karena lokasi Iboih Inn agak masuk masuk, di sana kurang penerangan saat sudah gelap. Senter sangat amat dibutuhkan.

2. Ada Lumba-Lumba!

Saat di Iboih Inn, kegiatan yang bisa dilakukan di sana adalah snorkling atau diving. Bu Liza dari Iboih Inn membantu kita menghubungi salah satu orang yang mempunyai perahu boat untuk mengantar kita ke snorkling spots. Langsung aja minta tolong dia, biaya nanti langsung ke pemilik perahu. Karena si pemilij perahu ini juga hobi memancing, kita akhirnya sekalian mancing jugaaaa pas di boat menuju tempat snorkling.

Bapak Pemancing
Bapak Pemancing

Asli ya, itu pas naik boat jantung dag dig dug. Karena cuaca sedang mendung, maka angin kenceeeeeeeng banget, jadi ombak yang mengayun-ayun perahu gede banget, sakit lah pantat pokoknya. Trus di depan kita itu beneran laut lepas, Samudra Hindia ~ antara seneng, antusias dan ngeri. Laut lepas meeeeeeennnnn. Kalo kenapa napa, eyke kan berenangnya ga jago >.<

Muke sebelum tau ombak yang akan diterjang
Muke sebelum tau ombak yang akan diterjang

Setelah melewati ombak yang cukup ganas, tiba tiba si Bapak ngasih tunjuk ke satu tempat, dia melihat ada lumba-lumba. Uwaaaaa. Langsung kita kejar ke sana. Pas kita kejar, Masya Allaaaaaaah ternyata ga cuma satu atau dua lumba lumba, tapi sekerumunan gitu mengelilingi boat kita.

Diambil dari Go Pro Maul!
Diambil dari Go Pro Maul!

Aduuuuuh kita senang sekalii, mereka seperti mengejar-ngejar kita juga dan menyapa. Beberapa terlihat melakukan manuver lompat ke atas sambil melakukan 360 flip / spin / loop gituuu. Bapaknya bilang, kita beruntung bisa ketemu Lumba-Lumba, biasanya trip khusus mencari lumba-lumba ampe jutaan gitu, dan ga sebanyak ini. Kita yang merencanakan malah dapet kesempatan indah ini.  Sempet rekam di Instagram saya, cek di sini & sini.

3. Ada Goa Goa & Magnificent Nature Details 

Snorkling spots kita keren banget! Sepanjang perjalanan kita melihat air terjun, goa goa di bibir laut. Yak, kita akan snorkling di ujung terbarat di Indonesia.

Air Terjun
Air Terjun
Goa (&) Intan!
Goa (&) Intan!
Foto foto hepi dulu
Foto foto hepi dulu sebelum nyebur
Kaya film The Beach yah, Leonardo selamatkan akuuu..
Kaya film The Beach yah, Leonardo selamatkan akuuu..
Allah Maha Keren, the details :O
Allah Maha Keren, the details :O

4. Ada Tugu Nol Kilometer

Menuju tempat ini memakan waktu sekitar 30 menit dari penginapan. Sesampainya di sana sebenernya agak ZONK sih. Aku pikir tugu 0 Kilometer, lokasi yang sering disebut saat pelajaran Geografi selama sekolah ini bakal edukatif, well design atau gimana lah gitu ya, tapi ternyata ……

SANYO DIGITAL CAMERA
Lebih tak terawat lagi dari ini sih pas kemarin

NB: Foto di atas diambil dari sini

Nah tulisan “0 KILOMETER” ini juga kayaknya belom jadi gitu sih, tapi ya tetep, kita foto foto dulu laaaaah ~~

Kita mulai dari 0 yah
Kita mulai dari 0 yah

Tapi semoga proses renovasi yang berlangsung  ini akan dibangun dengan yang lebih baik lagi ya. Sayang gitu, monumen 0 kilometer Indonesia kalo cuma gitu aja. Bahkan saya kemarin ga dapet sertifikat kaya yang lain lain 😦

–//-//–

Overall, Pulau Weh ini adalah salah satu tempat yang menyenangkan untuk berlibur dan mencari ketenangan. Kita akan dihibur oleh suara laut, makanan khas Aceh dan udara yang sejuk. Pengen dateng lagi ke sana dan akan kembali menginap di Iboih Inn! *kangen Bu Liza*

photo 2

Berikut beberapa catatan biaya yang mungkin berguna:

  1. Kapal Cepat Express Bahari dari Aceh ke Balohan : @ Rp. 75.000,- (dan sebaliknya)
  2. Sewa mobil selama di Iboih: Rp. 1.200.00
  3. Iboih Inn Deluxe AC Sea View include Extra Bed (3 person) : Rp. 565.000,-/ nightt
  4. Snorkling : @ Rp. 200.000
photo 4
Selamat menyusun liburan!

NB: Ini ada video yang dibuat salah satu anggota #BroTrip paling aktif, Maul. Sila diliat 😀

2 thoughts on “Ada Apa Di Nol Kilometer Indonesia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s