Hitung Biaya Pendidikan Anak

Beberapa hari lalu sempet share di IG stories soal biaya pendidikan anak dan ternyata responnya w.o.w hahaha banyaakkk. Aku bukannya ahli financial tapi lebih ke berbagi informasi aja, bahwa rata rata inflasi pendidikan itu antara 15% – 20% (berdasarkan seminar parenting yang aku ikuti) dan ternyata belum banyak yang tahu itu.

Karena ig stories sifatnya ilang setelah 24 jam, akhirnya aku bikin postingan blog ini. Semoga bisa membantu ya.

Sebelum memulai, aku percaya bahwa setiap anak itu punya rejekinya masing-masing tapi tetep lah ya, sebagai orang tua kita harus punya perencanaan akan anak anak ini, salah satunya adalah perencanaan pendidikan. Berikut adalah point-point yang bisa dijadikan bahan renungan atau pemikiran bersama. Info-info di blog ini aku dapatkan dari mengikuti kelas financial planning saat mempersiapkan kelahiran Trah di tahun 2016

Inga ingaaa …… Inflasi pendidikan rata-rata 15% (bisa lebih juga hehe)

Nah ini, kadang yang suka dilupakan yaa atau ga sadar kalo ada inflasi dalam dunia ini. Gaji aja kadang naiknya ga sebanding ama inflasi, makanya harus pintar-pintar berinvestasi. Karena apa? Karena investasi itu berguna untuk melawan inflasi. Inflasi ga akan bisa dilawan sama tabungan doang. Pilihan inflasi ada: emas, obligasi, saham, reksadana, properti hehe.

Nah dua tahun belakangan ini, banyak berjamur Fintech (financial technology) di Indonesia, mereka adalah perusahaan-perusahaan yang melakukan terobosan / inovasi di bidang finasial karena perkembangan teknologi & jaman. Keberadaan mereka berada di bawah pengawasan penuh OJK, (dan selengkapnya bisa dibaca di sini)  . Tahun lalu, aku berkenalan sama salah satu fintech yakni Koinworks, mereka fokus pada investasi online P2P Lending dengan machine learning yang inovatif, mereka menghubungkan Investor dengan Peminjam dalam sebuah platform. Investor dapat berinvestasi mulai dari Rp 100.000 dan Peminjam dapat mengajukan pinjaman dengan bunga rendah. Mereka memangkas biaya dan mempercepat proses sehingga lebih efektif ketimbang lembaga keuangan tradisional. Dengan kata lain, Peminjam membayar lebih sedikit, Investor mendapatkan lebih banyak. https://koinworks.com/id/investasi.

IMG_2406 2.PNG

Mau daftar?

pake refferal “16697” atau klik https://koinworks.com/invite/16697 nanti bisa dapet koin investasi 50.0000,- lumayan lah. Nah selama mencoba platform ini sih seru… aku pernah cerita juga di blog aku yang ini https://rahneputri.com/2016/09/28/berinvestasi-segampang-belanja-online/ atau ini https://rahneputri.com/2016/12/13/membantu-sekaligus-investasi/

Setelah sadar inflasi, lanjut ke poin selanjutnya ya.

Tentukan target sekolah anak anda sedini mungkin

Mungkin memang anak kita baru mulai sekolah TK 3 tahun lagi, SMP 10 tahun lagi, SMA 13 tahun lagi …. Nah mumpung masih jauh ituuu mari kita kupas satu per satu. Rencanakan & survey dari sekarang, kira-kira pengennya sekolah dimana sih? Perkirakan lokasi dan mungkin value yang ada di sekolahnya (mis: ada yang mau Cambridge / islami / sekolah alam/ negeri). Buat list beberapa sekolah incaran, buat alternatif dan susun dari yang paling dipengenin banget – dipengenin aja. Kemudian tanyain tuh atau survey biayanya di tahun ajaran per tahunnya, mulai dari uang pangkal, uang semester, uang tahunan.

Ini ada beberapa info biaya masuk SD tahun ajaran 2017/2018 yang didapat dari beberapa followers dan sudah dimasukkan ke dalam link excel di bawah . Mungkin bisa jadi inspirasi berinvestasi hahahaha.

Proyeksikan dana yang dibutuhkan

Ini aku bikin oret-oretan sederhana dan aku bikin di excel seadanya, kalian bisa download di bawah dan  bisa coba otak atik dari situ. Hal hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Dana nanti di tahun anak masuk sekolah (setelah hitung-hitungan inflasi)
  • Perkiraan bunga dari investasi yang dipiilh ( selalu cek saat mau investasi, kira kira kaya gimana sistem atau bunganya)

Ini contoh skenarionya ya yang aku buat juga di dalam excel: Aku pengen Trah SD di Tara Salvia dan SMP SMA di Cikal Serpong. Aku masukkan biaya uang pangkal dan SPP setahun (dari table di excel) supaya tahu dalam tahun pertama kira-kira siap berapa ke dalam file excel ala kadarnya versi aku itu.

Setelah dimasukkan.. muncul deh angka angka proyeksi di setiap tahap sekolah. Di dalam file aku pake proyeksi inflasi adalah 15% ya. Nah setelahnya, perlu menabung berapa dari sekarang? Aku membuatkan 2 skenario dimana di sini lebih bisa terlihat bahwa kalo nabung aja akan kalah dari inflasi, dan bagaimana dengan memilih investasi yang tepat bisa memudahkan kita di kemudian hari.

harga harga.001.jpeg
Recap perbandingan total tabungan pendidikan yang harus disisihkan per bulan dari jenis investasi yang dipilih

Kalau kita hanya menabung dengan bunga 4%, untuk bisa memenuhi scenario di atas aku tuh harus paling tidak menyisihkan Rp. 5,993,593 juta tiap bulannya. Namun, kalo investasi dengan bunga 18%, per bulan menabungnya bisa hampir separuhnya : Rp. 2,287,063,-. Bedanya lumayaaaan kaaaannnn. Jadi saat mau berinvestasi, pelajari dulu ya kira kira returnnya bisa berapa persen. Ini bisa jadi mempermudah pemetaan.

Ini link download Perhitungan Dana Pendidikan Versi Pemula >>> Perencanaan Pendidikan www.rahneputri.com.

Silakan didownload & berikut langkah-langkahnya

Screen Shot 2017-11-25 at 7.20.01 PM.png

Waduh, itu baru 1 anak ya, gimana kalo 2? Selalu ingat dengan quotes ini

 “Setiap anak lahir dengan membawa rezekinya masing-masing yang dititipkanNya, melalui tangan orang tuanya” – @the_urbanmama

Kaget?

Boleh. Tapi tetap semangat ya, dan jangan sedih kalau ga bisa memenuhi hasrat sesuai ekspektasi. Kita kan boleh berencana, tetap Tuhan yang menentukan. Semoga dengan postingan blog ini kita bisa siap-siap bersama dan merencanakan yang terbaik buat anak kita ya. 🙂

PS: Mohon maaf kalau ada kesalahan rumus atau perhitungan, bukan ahli itung-itung hahah, aslinya ga suka banget ama angka-angka. Buat jadi bahan pemikiran bersama aja. 

cropped-cropped-carouselofmemories.png

http://www.rahneputri.com

 

2 thoughts on “Hitung Biaya Pendidikan Anak

  1. Sangat setuju dengan postingan ini Kak Rahne, memang kita harus percaya setiap anak bawa rezeki masing-masing. tapi sebagai orang tua, kita harus punya perencanaan juga. Jadi, ga blank-blank amat. Nice info, Kak. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s