Kanker Payudara : Sadari Sejak Dini

Kalo denger kata Kanker Payudara, ingatan aku ga akan pernah lepas dari almarhum Eyang aku, aku memanggilnya Cikyang. Beliau meninggal pada tahun 2011 karena penyakit tersebut. Aku sayaaaaaaang banget sama beliau, aku adalah cucu pertama, kalo ada yang bilang aku ramah dan supel, itu kebanyakan turunan dari dia.

 

Beberapa waktu lalu aku berkesempatan menghadiri undangan dari OMNI Hospitals Group untuk ngobrol bersama DR.dr.Denni Joko, Sp.B(K)Onk yang merupakan salah satu Spesialis Bedah Onkologi yang mempunyai banyak pengalaman menangani kasus kanker, termasuk kanker payudara dan tiroid. Tentunya ngobrolin soal Kanker Payudara, tapi aku juga sekaligus mau USG Payudara untuk cek.

*deg degan*

LRG_DSC00050.JPG

Terus terang, karena di keluarga sudah ada riwayat sakit tersebut, aku bersemangat hadir. Pernah dengar kalo kanker payudara bisa diturunkan dari ibu atau ayah, I better crosscheck this with the expert kan yaaa.

Berdasarkan data statistik, 1 dari 8 wanita di dunia didiagnosis menderita kanker payudara. Kanker payudara terjadi ketika sel-sel normal pada payudara mulai berubah dan berkembang di luar kontrol. Sel-sel ini membelah secara cepat dibandingkan sel normal dan terus terakumulasi membentuk benjolan atau massa. Sel-sel kanker ini dapat menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening atau bagian lain pada tubuh. (sumber : OMNI Hospitals)

Sebuah fakta yang cukup mengerikan. Aku inget banget sih, awalnya Cikyang terdeteksi ada tumor pada payudaranya, lalu jadi kanker. Kemudian melewati proses pengangkatan payudara (mastektomi). Namun entah kenapa sepertinya sudah tersebar.

LRG_DSC00018.JPG

Aku sempat bertanya mengenai faktor risiko terkena Kanker Payudara dari genetik, namun kata dokter Denni, memiliki satu atau lebih faktor risiko bukan berarti pasti akan menderita kanker payudara. Namun dengan memiliki faktor risiko, kemungkinan untuk mengalami kanker payudara menjadi lebih besar.

IMG_4531
mumpung ketemu ahli, jadi tanya-tanya

Faktor risiko apa saja sih?

Biar seru aku bikin versi Benar / Salah ya, sekaligus tambahan info dari hasil obrolan.

IMG_4799

IMG_4800
kanker dapat terjadi pada usia muda karena 5 – 10% kanker disebabkan oleh faktor keturunan.

IMG_4801

Dan ternyata ada kondisi-kondisi faktor risiko yang cukup mencengangkan aku :

  • Mengalami menstruasi pertama pada usia sebelum 12 tahun
  • Mengalami menopause pada usia lebih tua
  • Memiliki anak pertama pada usia di atas 35 tahun
  • Wanita yang belum pernah hamil

Semua hal di atas berkaitan dengan Hormon Estrogen pada wanita. Perempuan yang mengalami haid lebih awal paparan estrogen lebih tinggi. Pada saat hamil dan menyusui paparannya lebih rendah karena hormon Estrogennya lepas saat proses tersebut. Oleh karena itu perempuan yang tidak melahirkan atau melahirkan di usia di atas 30 beresiko lebih tinggi terhadap Kanker Payudara, apalagi jika usia menstruasi lebih dini, karena hormon tersebut tidak ‘lepas’.

Kanker juga bisa terjadi pada wanita hamil dan menyusui. Kadang bisa terkamuflase jadi benjolan mastitis. Maka sebaiknya pada waktu kehamilan dan menyusui, ada kista atau benjolan, periksakan.

Faktor risiko lainnya :

  • Paparan radiasi
  • Obesitas
  • Wanita yang melaksanakan terapi hormon post menopause
  • Konsumsi minuman alkohol secara berlebih

Anak anak generasi sekarang kolesterol lebih tinggi. Hormon estrogen dari kolesterol. Penting nih untuk yang punya anak perempuan, saat sudah mens pertama, ajarkan dan lakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Yang aku pelajari dari kejadian Eyang aku dan sama seperti yang dibicarakan saat gathering di OMNI Hospitals Alam Sutera. Rata-rata orang baru datang ke RS saat ternyata stadium Kanker sudah tinggi. Budaya di Indonesia (baca: yang ada di keluarga aku) masih belom ke ‘pencegahan’ tapi lebih ke ‘gimana nanti aja lah’. Rumah Sakit tuh jadi momok banget, banyak yang gak mau berurusan. Kaya mama aja deh, aku minta buat general check up, dia ga mau, karena ‘takut’ tahu kalo ternyata ada apa-apa.

Padahal, jika diketahui lebih awal penanganan lebih mudah, terapi masih bisa terjangkau apabila masih memasuki stadium stadium awal.

Di Oncology Center OMNI Hospitals, pendekatan yang dilakukan untuk pasien adalah membicarakan soal kualitas hidup, angka harapan hidup, semangat. Menurut mereka dengan komunikasi yang baik bisa mendapat jalan keluar atau bantuan yang baik dan tepat. Dan ini aku setuju banget dan aku seneng nih kalo pendekatan ke pasien seperti ini.

Aku suka banget ama pihak rumah sakit atau dunia medis yang mengutamakan komunikasi dan pendekatan mental ke pasien. Gesture OMNI Hospitals mengundang aku dan teman-teman untuk ikut menyuarakan Breast Cancer Awareness ini adalah salah satu cara untuk menyebarkan pengetahuan mengenai Kanker Payudara.

Selingan : Jadi kepikiran, bisa gak ya Rumah Sakit itu kita ganti termnya jadi yang lebih positif gitu hahaha, orang-orang pada takuuuut banget. Bahasa Inggris aja ‘Hospital’ bukan ‘Sick House’ hehehe.

Apa saja sih Deteksi Dini?

SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Sebagai wanita, kita harus terbiasa untuk melakukan pemeriksaan pada payudara secara ruti untuk mengetahui jika ada benjolan atau perubahan pada payudara. SADARI dapat dilakukan sejak kecil setelah mendapatkan mens pertama, dilakukan setiap bulan pada 7-10 hari setelah menstruasi.

SADANIS (Periksa Payudara Klinis)

Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter Spesialis Bedah Onkologi sekurang-kurangnya 3 tahun sekali atau apabila ditemukan adanya kelainan saat dilakukan pemeriksaan SADARI

Pemeriksaan USG Payudara untuk wanita dengan usia di bawah 35 tahun atau Mamografi untuk wanita berusia di atas 35 tahun. Pemeriksaan diulang setiap 2-3 tahun, atau setiap tahun jika sudah menginjak usia 50 tahun.

LRG_DSC00022.JPG

LRG_DSC00023.JPG

Di akhir acara, aku berkesempatan untuk USG Payudara. ASLI DEG DEGANNNNNN. Mengingat aku punya faktor risiko dari keluarga. Prosesnya seperti apa? Tentu buka baju karena yang diperiksa payudara kan yaaa… lalu prosesnya sama seperti USG kehamilan namun di bagian payudara. Dicek bagian demi bagian, termasuk ke bagian arah dekat ketiak, biasanya banyak muncul di situ.

Alhamdulillah, hasilnya masih bersih. Insya allah aku akan masukan ke jadwal tahunan di kalender untuk pengecekan berkala.

IMG_4530.JPG

Apabila ada pertanyaan mengenai kanker payudara, kamu bisa klik link: http://bit.ly/omnirahne. Dapatkan juga penawaran khusus untuk USG payudara di OMNI Hospitals Alam Sutera di link tersebut.

Kesehatan datang dari kesadaran.

Kesadaran datang dari penerimaan dan pengetahuan.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan kita juga menjaga yang sudah diberi kepada kita.

IMG_6523

Advertisements