Musafir dan Pintu

Pernah suatu waktu, seorang musafir yang kesepian berkata padaku “kau tak punya pintu hati” Wahai musafir, pintuku terbuka, selalu kubuka. Namun ia berada di balik terjal dan tebalnya dinding. Aku membangun tembokku terlalu tinggi, terlalu kokoh. Terperangkapku dalam sepi yang kubangun sendiri Terserah musafir, apakah kau berlalu seperti mimpi, atau mencoba memanjat dan membongkar dengan…

Read More