Sebenernya ini kejadian 1,5 tahun yang lalu. Waktu itu @myARTasya lagi mau jadi pembawa acara sebuah kuis, dia mencari orang untuk jadi peserta. Trus dia bujuk saya. “Ne, ikutan yuk”. Sebenernya saya paling males ikut gitu, masuk TV pula kan ceritanya, adooh malu. Tapi Tasya maksa, iming-iming kuisnya itu kayak belanja2 gitu. *CRIIING* ~ Begitu…
Read MoreAll articles filed in Writing
The Sadgenic’s Alter
Ini adalah alamat tumblr saya yang lain, yang mana isinya sangat bertolak belakang dengan yang ada di Sadgenic. Jurnal harian, cerita cerita lucu, foto foto lomo, atau review makanan dll. Masih belum banyak isinya. Yang terbaru ini ada cerita dimana saya kemarin, pertama kali dalam hidup mencoba menjadi Komedian di Stand Up Indonesia. Klik di judul atas untuk mengunjungi 🙂
Di sini
Kalau kamu ada di sini. Aku harap pintu itu menghilang, agar kau menetap dan tak kembali pulang. Kalau kamu ada di sini. Aku harap hujan tak akan pernah berhenti, agar senyummu tetap bisa menyelimuti hati. Kalau kamu ada di sini. Aku harap waktu berhenti, agar detik bersamamu terasa abadi. Kalau kamu ada di sini. Berceritalah…
Read MoreSaya bacakan puisi “Senyawa” yang eksklusif hanya ada dalam buku 4 Elemen by The Hermes & friends (klik di judul untuk pemesanan buku). Hasil penjualan buku ini akan didonasikan untuk yang membutuhkan :). [Backsound by Sigurros]
Read MoreKalo boleh lagi, aku tak ingin jatuh cinta. Jatuh itu sakit, boleh dibuat melayang saja karenanya? Rasa-rasanya tidur di awan menyenangkan. Lalu, ketika aku melayang, aku akan terbang. Aku akan melewati hutan awan, dan tak akan lagi berharap pada bintang jatuh. Biar kukunjungi ia sendiri dan kugigiti ribuan bintang hingga kenyang. Aku akan berkata pada…
Read MoreSaat hati dan kepala berpesta. Akan ada yang jatuh melesat melewati pipi memberi kabar bumi. Namanya air mata bahagia.
Read MoreMari berjalan jalan, Tuan.
Tuan, kita akan bertemu sebelum hujan terakhir menyentuh bumi, setelahnya pelangi terbalik akan terukir di bibir, menyingkirkan semua getir. Lalu, ijinkan aku, menemanimu berjalan jalan. Tuan, boleh kuantar kau ke kepalaku? Kuperlihatkan jejak jejak rindu yang memenuhi nebulaku Tuan, boleh kuantar kau ke arus nadiku? Kuperlihatkan rasa yang berlayar menembus jantung dan karam di hatiku.…
Read MorePart 1 – Part 24
Membaca ulang lagi kolaborasi iseng saya dengan Zarryhendrik ~ cetakan huruf pada kertas maya terkadang membuat kepala menjenguk lagi detik detik yang pernah terlewati. Selamat membaca
Kamu mengikat diri terlalu erat pada masa lalu. Kamu hanya terlalu nyaman disitu
Karena hanya di garis batas rindu, aku berani melihat kamu di kepalaku.
